Duterte Mulai Perang Habis-habisan Lawan Judi di Filipina

MANILA – Atas perintah eksekutif Presiden Rodrigo Duterte, Kepolisian Filipina sekarang meluncurkan perang habis-habisan terhadap. Namun, judi yang diperangi adalah judi ilegal dan tidak akan ada pertumpahan darah seperti dalam perang melawan narkoba.

Direktur Kepolisian Nasional Filipina (PNP) Jenderal Ronald dela Rosa mengatakan bahwa perintah eksekutif yang ditandatangani Presiden Duterte akan dijalankan secara ketat. Menurutnya, semua perjudian ilegal akan diberantas dalam waktu enam bulan.

”Berdasarkan pengalaman kita sendiri, kegiatan perjudian ilegal, jika dibiarkan, korupsi akan berkembang biak. Mungkin bermutasi ke bentuk kejahatan terorganisir lain seperti perdagangan narkoba, kejahatan ilegal, pencucian uang, dan penculikan,” kata Jenderal Rosa, Senin (13/2/2017), seperti dikutip IB Times.

”Dengan pernyataan ini, PNP menyatakan perang terhadap perjudian ilegal,” lanjut dia. Perang melawan judi ilegal berjalan seiringan dengan perang melawan narkoba yang sudah berjalan lebih awal.

Menurut orang nomor satu di kepolisian Filipina ini, beberapa lembaga penegak hukum akan dilibatkan dalam perang melawan judi ilegal. Di antaranya, Biro Investigasi Nasional, Departemen Kehakiman, Departemen Dalam Negeri, dan Departemen Teknologi Informasi dan Komunikasi.

“Perintah eksekutif Duterte ini bertujuan untuk memperkuat perang (melawan) perjudian ilegal dan mengklarifikasi yurisdiksi dan kewenangan instansi terkait dalam regulasi dan perizinan perjudian dan fasilitas game online, serta untuk keperluan lainnya,” imbuh Rosa.

Jenderal polisi Filipina ini menjamin, perang melawan perjudian ilegal tidak akan menjadi pertumpahan darah. Mereka yang terlibat dalam agen sbobet ilegal tidak akan diperlakukan seperti tersangka kasus narkoba.